August, 2006

Merdeka atau Mati….mati aja…!

Indonesia tlah memasuki usia yang ke 61 sejak Soekarno-Hatta memproklamirkannya.Kemerdekaan yang patut kita syukuri dan isi dengan pengabdian untuk kemajuan bangsa dan negara ini. Kemerdekaan yang dari sejak nenek moyangku turut memperjuangkannya sampai darah penghabisan.  Tapi pada kenyataannya setelah merdeka…masih banyak orang yang tadinya berjuang mati-matian merebut kemerdekaan, pada akhirnya tidak bisa menikmati hasil perjuangannya itu.

   Malah yang menikmati sekarang pada akhirnya berkhianat pada perjuangan yang tadinya tulus dan ikhlas demi mengenyahkan penjajahan dimuka bumi ini. Berkhianat dengan jalan hanya menikmati kemerdekaan itu dengan hal2 yang sia-sia dan merugikan bangsa dan negara serta rakyat yang lain. seperti misalnya setelah mendapat kekuasaan  dan kedudukan yang enak tapi malah korup terhadap segala hal, tidak sesuai dengan janji-janji yang sebelum menjadi penguasa akan membawa perubahan yang lebih baik dan positif.

   Kalo memang sperti itu adanya……mengapa musti milih merdeka……?. Mestinya ketika orang bertanya "Merdeka atau mati….?" , maka yang dipilih adalah Mati….!

Ada cerita mengenai seorang teman, dia bekerja disuatu instansi yg katakanlah  basah dengan fulus dan proyek, dia menduduki suatu jabatan yg lebih enak dari karyawan lainnya. Ketika dia tahu bahwa kedudukannya basah dan bisa nganbil sana ngambil sini maka dia dengan tamaknya melakukan berbagai macam korupsi dan penyelewengan2 yg menurut dia wajar2 saja.  sampai pada akhirnya kelakuan buruknya dia diketahui publik, maka dia diseret kemahkamah pengadilan. Dia jadi stress dan kaget sehingga ketika dipenjara dia jadi sakit sakitan dan akhirnya mati.  Begitulah bila memang merampas hak orang lain, merampas hak rakyat, merampas hak dirinya sendiri dengan ketamakannya.  Daripada MERDEKA  maka malahan MATI sia-sia.

sUsAh …..Ya….!

  Niatnya….mo hidup tanpa  banyak ngeluarin perasaan yang mendalam,tapi ternyata susah..ya…melakukannya dengan tanpa melibatkan yang satu itu.
  Ketika  aku berniat jaim  dan menenangkan hati..untuk tidak terlibat dengan pemasalahan orang lain…ternyata  malah banyak yang meminta saran dan qlue terhadap permasalahan mereka. Ada yang merengek2 terus kaya anak kecil meminta dicarikan jalan penyelesaian  dari permasalahan yang dihadapinya.  bagiku sih  tidak apa2 untuk melakukan itu…tapi kalo jalan udah ditunjukin dan dianya malah membelot kejalan yang lain…..kadang itu yang mebuat  merasa udah cape2 ngebantuin tapi ga di turuti.
   Uuuhhh….sudahlah malah jadi serba salah, ini cerita lain lg..tentang perasaan itu……: pada suatu waktu  ada seorang cw cantik yang curhat dengan penuh semangat padaku, dia kenal aku dari temennya yang kenal dan temenan sama aku dan dia sering curhat tentang segala hal. nah cewek temennya temenku itu juga ikutan curhat tentang hubungannya dengan cowoqnya yg hampir setahun dijalani, katanya ketika dia curhat…hubungannya diambang perpecahan….hampir putus. dan memang jalinan asmara mereka tidak begitu harmonis…alias putusnyambung2. Nampaknya cicowoqnya selingkuh lg dan itu ketahuan udah beberapa kali. cewek itu begitu serius pengin dicarikan jalan keluarnya…..dia nanya bagaimana kalau mereka putus dan ga pernah berhubungan lagi, karena dia merasa udah sering disakitin.
   Awalnya ku sarankan untuk tetap menjalin hubungan dgn cowoknya itu, tapi dia  harus minta syarat pada cowoknya untuk merubah kelakuannya dan berhenti mempermainkan dan menyakitinya.  Dan itu udah dia jalankan…tapi tidak berhasil dengan baik, malah akhirnya dia benar2 putus…dan ga mau lagi nerima tuh cowok.
   Seringnya ketemu dan curhat padaku…..lama2 ada suatu perasaan yang mulai menyelinap dalam hatiku, yang mulanya sekedar senang bila bertemu dengannya dan begitu juga dia pernah bilang padaku bahwa dia sering ingin bertemu dan merasa nyaman bila cudah ada didekatku. Entah cuman basa-basi atau itu datang dari hatinya yang sesungguhnya atau entah apa, yang nyatanya dia selalu semangat untuk datang padaku dan bercerita banyak………..!
    Dari rasa yang tadinya hanya respect dan bersimpati padanya, akhirnya tumbuh suatu rasa menyayangi dan mencintainya……..duhhh….apakah rasa ini boleh terungkap untuknya ataukah hanya disimpan saja dalam hati…..?
    Memang rasa yang itu ga bisa disingkirkan begitu saja dari dalam hati walaupun kita tidak menghendakinya, rasa bahagia dan tentram bila aku bersamanya…….!
   Aahhhh….sudahlah…..mungkin bukan waktunya untuk ngungkapin rasa ini padanya…!!